Halaman

Minggu, 13 September 2009

perjalanan aku dan sahabatku

dulu.. aku sempat memiliki seorang teman. sebut saja namanya one* (nama disamarkan). hhe
one dan aku baru berteman saat kami kelas 1 smp.. hubungan kami berjalan sangat baik. selama ia menjadi kawan ku, ia selalu membantuku dalam suka maupun duka.
sampai bulan ramadan, hubungan kami makin berjalan baik. hingga akhirnya kami sama-sama menyadari bahwa kami saling menyayangi. aku menyayanginya layaknya kakak bagiku. kami sering smsan. bukan sering, setiap hari.
tengah bulan ramadan, hubungan kami semakin dekat. ia selalu tahu kebiasaanku yang suka bangun kesiangan. jadi setiap pagi pukul 08.00, ia segera meng-sms-ku. dan jika tak ku balas, ia langsung menelpon. yaa.. agak over. sungguh, aku gelisah dengan sikapnya yang seperti itu.
satu kenangan yang tak pernah kulupakan.
saat itu kira-kira pukul 10.00 am, aku sedang pergi keluar kota bersama ibuku. ditengah-tengah perjalanan one* sms "Eh, kluar! aku dluar rmh mu. disini hujan!"
aku cekikikan seketika dan membalas "sori.. aku lagi ke bjm.."
tak lama kemudian ia membalas "OH! BIT*H! knpa gak blg drtd.."
"slah sndiri mau krumah org gak blg"

hha,, itu lucu sekali waktu itu.

seminggu kemudian, aku dan one* semakin dekat. dan akhirnya ia mengungkapkan perasaannya padaku. tapi aku menolaknya, padahal aku sadar sepenuh hati bahwa sebenarnya aku juga menyayanginya, lebih dari seorang kakak.

akhir bulan, hubungan kami sempat merenggang. aku memang sengaja tak membalas sms nya lagi. karena aku tak mau one* terus sakit hati. waktu itu aku sedang liburan di sampit. sehingga banyak waktuku habis bersama keluargaku. HP ku pun jarang ku otak-atik, karena lebih senang bersama keluarga.

dan saat idul fitri, hubungan kami seolah-olah benar-benar berakhir. apalagi saat pembagian raport semester satu. sungguh aku merindukannya.
kini tak ada lagi sms-sms nya, tak ada lagi telpon darinya, benar-benar ditelan bumi.

tapi, sehari sebelum pembagian raport ia sempat mengajakku smsan. aku luar biasa senang. aku rindu berat padanya. dan juga saat itu suasana hatiku sedang gundah. ayahku sedang sakit, dan hampir sekarat.
dan tau apa yang ia katakan padaku ?
ia berkata "jika ayahmu sudah habis waktunya, pilihlah aku jadi suamimu, dan aku tak akan mengecewakanmu"

GUBRAAAKK!!

AKU MASIIH SMP!!!!!!!!!!!!!!!!!


*lnjutan di entri selanjutnya

2 komentar: